Perlukah Undang Mantan Sebagai Tamu di Pernikahan Anda?

Undang mantan jadi tamu pernikahan

Ketika ingin menikah, persoalan yang biasa terjadi adalah saat menentukan tamu undangan, siapa yang diundang dan siapa yang tidak? Dan yang paling sering menjadi pertanyaan terbesar adalah ‘haruskah si mantan diundang?’

Anda boleh saja mengundang mantan untuk menjaga tali silaturahmi. Namun pernahkah Anda membayangkan apa jadinya di hari H nanti ataupun sesudahnya? Sebagai pencerahan, ini dia lima alasan Anda sebaiknya mencoret mantan dari daftar tamu undangan:

1. Mantan Sulit untuk Menjadi Teman

Walau Anda berusaha keras hanya menganggap mantan sebagai teman baik, tapi hal itu akan sulit dilakukan. Ketika masih bersama, Anda mungkin pernah membicarakan pernikahan dengannya namun pada kenyataanya Anda berada di pelaminan bersama pria lain. Lagipula, si mantan pun pasti akan menjadi canggung menghadiri pesta pernikahan dengan semua keluarga dan teman Anda yang pernah dikenalnya. Selain itu, perasaan tidak enak dan sedih juga akan datang walau Anda sudah lama tak bersama.

2. Pikirkan Perasaannya

Ketika Anda mengundang mantan, bayangkan bagaimana rasanya ia untuk hadir di aula pernikahan, di mana orang yang pernah menjadi bagian dari hidupnya menjadi milik pria lain. Meski di mulut berkata baik-baik saja, namun Anda tak akan pernah tahu apa yang sebenarnya dirasakan.

3. Menutupi Perasaan Sebenarnya

Ketika Anda mengundang atau diundang mantan ke acara pernikahan, perang emosi akan ikut bermain di sini. Satu sisi ingin menunjukkan Anda sudah biasa-biasa saja dan bahagia tanpanya. Namun di sisi lain, melihatnya lagi akan membuat Anda kembali mengenang masa lalu. Pernikahan seharusnya menjadi momen menggembirakan, dan jangan rusak kesenangan Anda dengan melihat sosok mantan. Dengan begitu tak perlu menyembunyikan perasaan masing-masing.

4. Harga Diri

Ketika Anda dulu hampir menikah dengannya, namun takdir berencana lain dan pernikahan tak pernah terjadi. Mengharapkan mantan untuk hadir dalam hari bahagia Anda dengan orang lain sepertinya bukan ide yang bagus. Bayangkan diri Anda di posisinya, harga diri dan martabat tentu menjadi lebih penting dibandingkan harus berpura-pura bahagia di hadapannya. Anda pasti tidak mau menghadapi orang-orang yang dulu pernah ikut bahagia atas hubungan Anda berdua seperti keluarga dan teman-teman dekatnya.

5. Masa Lalu yang Menyedihkan

Jika dulu Anda dan mantan berpisah dengan cara tidak baik seperti perselingkuhan atau tidak ada komitmen, ini bisa menjadi alasan Anda untuk tidak melihatnya lagi. Pernikahan dengan pria baru yang menjadi pilihan Anda bisa menjadi terapi untuk menyembuhkan luka masa lalu. Dengan mengundangnya lagi ke kehidupan baru Anda, justru akan mengingatkan tentang masa lalu yang pahit dan bisa menyebabkan masalah nantinya.

sumber: detik.com