Insight

Pernikahan Hanya Sebagian dari Tujuan Hidup, Bersikaplah Dewasa

Weddingavenuemagazine.com – Kapan menikah?

Jika kamu sudah memasuki usia di atas 25 tahun, maka pertanyaan itu akan sering kamu terima. Dan pertanyaan itu semakin sering kamu terima ketika usia sudah melewati angka 30. Biasanya pertanyaan diiringi dengan pandangan perasaan iba. Hmm, yang pasti kamu akan merasa tidak nyaman.

Pernikahan memang penting. Wajar jika beberapa orang menganggap pernikahan adalah satu-satunya tujuan hidup. Saat tujuannya terwujud, kemudian menjadi jumawa. Hal yang sedikit banyak mempengaruhi pola pikir sebagian orang. Tapi tahukah kamu jika menikah bukanlah satu-satunya hal yang membuat seseorang bahagia?

Padahal banyak hal selain pernikahan yang membuat kamu merasa bahagia. Bukan hanya pernikahan satu-satunya tujuan hidup. Mungkin saat ini kamu belum menikah, tapi bukan berarti kamu menjadi seseorang yang gagal dalam menjalani hidup. Ada banyak hal lain yang perlu kamu pikirkan lebih dari sekadar tentang pernikahan.

Hindari persepsi negatif. Anggapan yang kamu buat bahwa pernikahan adalah satu-satunya tujuan hidup akan menguatkan anggapan kamu tentang tujuan pernikahan. Semua yang kamu alami bermula dari anggapan yang kamu buat sendiri. Jika kamu selalu berpikir tentang kebaikan maka hal baik akan berbalik padamu. Pun sebaliknya.

Cobalah untuk menelaah kembali kehidupan kamu. Tidak perlu merutuki hidup. Tidak perlu galau dengan kebahagiaan orang lain. Jika kamu sanggup bersenang-senang dengan kebahagiaan orang lain, maka kamu akan mengundang kebahagiaanmu juga. Tidak perlu berkecil hati, saat kamu belum juga menikah.

Pernikahan bukan ajang adu cepat, yang tercepat maka juaranya. Pernikahan bukan satu-satunya tujuan bahagia. Cobalah untuk merangkai kebahagiaan kamu sendiri. Dan yakinlah setiap orang berhak untuk bahagia. Yang sudah menikah maupun yang belum. Selamat hari ini.

sumber: vemale.com