Simak Nasihat Orang Tua Sebelum Menikah

Weddingavenuemagazine.com – Pernikahan merupakan suatu babak baru dalam kehidupan setiap orang karena dengan dilaksanakan prosesi ini, maka kedua mempelai akan memikul peran baru dalam kehidupan yang juga dilandasi dengan kewajiban-kewajiban baru.

Terkadang karena merasa belum siap untuk melepas anak-anaknya memulai kehidupan baru, para pengantin akan banyak sekali mendengar nasihat-nasihat dari orang tua agar mereka bisa melakukan peran baru mereka dengan baik, apa saja itu, dear? Mari kita lihat berikut ini

Bersabarlah

Nasihat ini akan menjadi nasihat pertama dan utama yang diucapkan oleh setiap orang tua pada anaknya yang akan menikah. Hal ini dikarenakan biasanya emosi pasangan muda yang masih labil dan sering terjadinya percekcokan yang diawali dari sebab-sebab yang sangat sepele.

Jika dipikir memang ada benarnya juga karena dengan bersabar maka pasangan yang sedang marah emosinya bisa turun sehingga tidak mengeluarkan kata-kata kasar atau melakukan perbuatan yang tidak pantas.

2. Jangan Membanding-bandingkan

Wejangan ini biasanya berasal dari keluarga Jawa atau yang masih lekat dengan kultur Jawa yaitu alias ojo mbanding-mbandingke yang berarti jangan suka membandingkan. Ketika sudah berumah tangga, kamu harus menerima pasangan apa adanya karena itulah pilihanmu sendiri.

Ingatlah pasangan kamu adalah yang terbaik, jadi jangan pernah membanding-bandingkan suami dengan orang lain karena rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau. Selalu berpikirlah bahwa pasanganmu sudah melakukan yang terbaik untuk kebahagian bersama.

3. Ngemong

Wejangan ini biasanya ditujukan untuk perempuan tapi tidak menutup kemungkinan juga diucapkan untuk para pria. Arti wejangan ini maksudnya bahwa perempuan tak hanya akan menjadi istri tapi juga ibu, adik, dan teman bagi suaminya.

Begitu juga sebaliknya, para pria juga tidak hanya menjadi suami tapi juga harus bisa menjadi bapak atau kakak bagi istrinya yang dapat menentramkan hati pasangannya.

4. Mengalah

Sebagai pasangan muda biasanya sarat oleh konflik kecil. Biasanya itu terjadi hanya karena beda kebiasaan semata. Seperti suami membuka baju dan meletakkan disembarang tempat atau meletakkan handuk mandi dimana saja, bahkan di kursi. Cobalah untuk berbicara pelan dan ingatkan suami untuk meletakkan baju atau handuk pada tempatnya. Atau istri mengalah, membereskan hal kecil tersebut. Toh bukan masalah besar kan…

5. Selesaikan Masalah Sebelum Tidur

Yang namanya masalah atau keributan dalam pernikahan adalah suatu yang biasa atau lumrah bahkan bisa disebut sebagai bumbu rumah tangga yang tidak bisa dihindari untuk menghindari pertengkaran yang lebih besar, maka sebisa mungkin selesaikan masalah tersebut secepatnya sebelum kamu berdua pergi tidur jadi kalian berdua tidak memendam kejengkelan terlalu lama.

sumber: perempuan.com