Rooftop and City Lights | Jeffrey and Yohana

majalah wedding semarang

Wedding : Jeffrey dan Yohana, 5 Januari 2013, Marina Convention Centre

Menikahi pasangan dengan profesi yang sama akan menyenangkan, karena anda dan pasangan dapat bertukar pikiran tentang pekerjaan dan memiliki ketertarikan yang mirip akan suatu hal. Hal serupa juga dialami oleh Jeffrey dan Yohana. Pasangan penuh cinta yang sama-sama memiliki profesi sebagai arsitek ini menuangkan persamaan yang ada dalam diri mereka kedalam sebuah pesta pernikahan yang sangat memukau.

majalah wedding semarang

Reception Theme

Jeffrey dan Yohana memutuskan untuk memakai tema “Rooftop & City Lights”, karena mereka merasa tema ini dapat menghadirkan nuansa glamour yang dianggap mewakili suasana metropolis sesuai dengan keinginan mereka. Sebagai hasilnya, resepsi pernikahan malam itu sangat bernuansa Modern American, cukup berbeda dengan nuansa acara pemberkatan yang lebih mengarah ke Classic European serta nuansa resepsi kedua mereka yang bernuansa Modern Japanese di Griptha Hotel Kudus.

The Venue

Malam itu, gedung Marina Convention Centre disulap seolah-olah mereka yang hadir disana sedang berada di puncak teratas sebuah gedung dengan pemandangan langit malam berbintang dan kilauan cahaya dari gedung-gedung pencakar langit. Cantik sekali dan tidak terasa seperti berada didalam sebuah gedung.

Jeffrey dan Yohana memang sengaja memilih gedung Marina Convention Centre, mengingat jumlah tamu yang diundang cukup banyak. Menurut Jeffrey dan Yohana, konsep yang mereka pilih tidak bisa terealisasi dengan baik jika para tamu harus dibagi dalam beberapa ruang terpisah, atau jika ada tiang-tiang yang menghalangi pemandangan. Hal ini akan merusak kesan “rooftop” yang telah mereka buat. Selain itu, mereka juga ingin semua tamu dapat langsung memandang ke pelaminan supaya nyaman dan merasa tidak terasingkan.

majalah wedding semarang

Details

Konsep City Lights dan Rooftop tidak hanya terlihat di pernak pernik dekorasi ruangan, tapi juga melekat di gaun mempelai, keluarga, pengisi acara, hingga hiburan yang disuguhkan saat resepsi pernikahan. Perpaduan warna dominan gelap untuk menimbulkan kesan suasana malam dikontraskan dengan aksen berwarna putih, emas dan perak yang berkilauan dapat terlihat hingga ke setiap sudut ruangan. Layar LED berukuran besar serta indahnya lampu perkotaan di New York dan kota-kota disekitarnya yang dicetak besar juga semakin memperkuat konsep yang digunakan. Nuansa modern American sangat terasa saat melihat gain sutra berwarna polos dan busana berdasi hitam yang dikenakan Jeffrey dan Yohana, serta menu makan malam mewah yang menggabungkan resep hidangan Cina dan Amerika diiringi dengan lagu-lagu favorit kedua mempelai.

majalah wedding semarang

Decoration Concept

Jeffrey dan Yohana mengaku, pemilihan dekorasi ini awalnya berasal dari ayah Jeffrey yang terkesan dengan dekorasi karya Stupa Caspea saat menghadiri sebuah resepsi pernikahan di Jakarta. Namun Jeffrey mengakui keputusan tersebut tepat karena keahlian dan tenaga kerja Stupa Caspea membuat gedung yang belum benar-benar jadi bisa disulap menjadi atap sebuah gedung dengan sangat mengagumkan, meskipun saat proses menghias mereka harus berkejaran dengan proses konstruksi gedung.

majalah wedding semarang

Semoga pernikahan Jeffrey dan Yohana ini bisa menjadi inspirasi untuk anda. Ingatlah bahwa meskipun resepsi pernikahan bukan hal yang terpenting di dalam suatu pernikahan, anda harus tetap dapat menikmati acara tersebut karena resepsi pernikahan adalah sebuah momen special yang tidak dapat anda ulang kembali.