Agar Pernikahan Tetap Harmonis Meski Menjalani LDR

pernikahan harmonis

Idealnya, hubungan pernikahan memang berlangsung dalam satu kota, di mana pasangan suami-istri bisa berkembang bersama. Namun, di era modern saat ini dengan tantangan hidup yang semakin besar, tak jarang pasangan suami-istri memutuskan untuk menjalani hubungan jarak jauh. Alasan terbanyak pasangan harus menjalani long distance relationship atau LDR karena tuntutan pekerjaan.

Menjalani pernikahan LDR memang tidak mudah. Di awal pernikahan pasti terasa berat dan mungkin akan kaget dengan situasi yang tidak biasa tersebut, apalagi jika sejak zaman pacaran Anda dan suami selalu bersama di satu kota. Agar pernikahan tetap harmonis, berikut ini tips dari psikolog Ratih Ibrahim.

1. Teknologi Semakin Canggih

Di era teknologi yang sudah canggih saat ini, hubungan pernikahan yang berbeda jarak semestinya bisa semakin lebih baik karena adanya Skype dan Face Time. Meski berbeda pulau, bahkan berbeda benua, Anda dan suami masih bisa saling terkoneksi dan membangun keharmonisan. Pada waktu mengobrol lewat telepon, pesan singkat atau video call tersebut alangkah baiknya membahas hal-hal positif yang membuat Anda dan pasangan semakin dekat.

“Di waktu seperti itu, kita bisa menceritakan sesuatu yang menimbulkan kenangan indah. Kita bisa ceritakan perkembangan anak dan hal-hal yang membangkitkan kenangan. Itu kan manivestasi dari love dan caring juga terhadap suami,” kata pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu.

2. Percaya Terhadap Pasangan

Psikolog Ratih Ibrahim menegaskan bahwa hal utama yang penting saat LDR adalah kepercayaan terhadap pasangan. Ketika bisa saling percaya, maka perasaan cinta dan perhatian bisa semakin lebih dalam. “Kalau kita trust (percaya), kita tidak mengulik-ngulik pasangan dengan isu yang menggelisahkan kita. Lalu ketika kita menunjukan love (cinta) dan caring (perhatian), maka kita jadi lebih ikhlas,” tutur wanita lulusan Universitas Indonesia itu.

3. Pertemuan

Setiap pasangan yang menikah pasti ingin setiap hari bisa bertemu. Tapi, bila kenyataannya saat ini Anda dan pasangan harus menjalani hubungan jarak jauh, maka perlu adanya negosiasi tentang waktu pertemuan. Dalam negosiasi ini keduanya juga harus realistis. Jika memang tinggal di luar negeri, mungkin baru bisa bertemu setahun dua kali, atau bahkan hanya sekali. Namun jika sudah saling percaya dan ikhlas dalam menjalaninya, maka masing-masing pasangan pasti akan lebih mengerti, meski pertemuan sangat minim.

4. Tentukan Kapan Berakhirnya LDR

Meski komunikasi saat ini semakin mudah karena adanya teknologi, namun tetap saja LDR sebaiknya ditentukan batas waktunya. Jangan sampai pernikahan menjadi ‘dingin’ karena terlalu lama menjalani hubungan jarak jauh.

Ratih menuturkan, agar hubungan pernikahan semakin maksimal, sebaiknya memang suami-istri tinggal bersama agar ikatan emosionalnya semakin kuat. “Dengan begitu, masing-masing anggota keluarga dapat menjalankan fungsi perannya secara maksimal, sebagai istri, suami dan anak,” kata ibu dua anak itu.

sumber: wolipop.com