Sebuah Kajian untuk Menyelamatkan Pernikahan

Menyelamatkan Penikahan

Tak ada seorang pun yang bisa memprediksi takdir yang akan menimpa pada seseorang, termasuk menyelamatkan pernikahan. Jodoh, mati, untung dan celaka adalah wilayah kekuasaan Tuhan. Ada orang yang mengalami pernikahan hanya seumur jagung. Bahkan ada yang lebih tragis yakni hari ini menikah, besok sudah bercerai.

Padahal masa pacaran berlangsung cukup lama. Dalam pernikahan banyak ditemukan watak dan tabiat baru yang tidak ditemukan ketika masa berpacaran. Jika salah satu tidak toleran, maka banyak mengakibatkan kegagalan dalam pernikahan. Jika anda mengalami shock atau kekagetan atas prilaku pasangan anda yang bertingkah laku aneh atau kasar, maka jangan trlalu cepat mengambil keputusan untuk bercerai.

Banyak jalan yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan pernikahan anda. Salah satu yang paling mudah adalah melakukan introspeksi diri serta kontemplasi diri, dimana letak benang merah yang mengakibatkan watak buruk pasangan kita muncul secara tiba-tiba dan sangat mengejutkan. Apakah watak buruk dan kasar pasangan kita ini akibat ketidak puasan atas pelayanan kita selama ini atau banyak beban kehidupan yang harus dipikul olehnya. Jika dialog dan komunikasi mengalami jalan buntu, alangkah baiknya anda segera berkonsultasi dengan psikiater agar menemukan solusi yang tepat.

Jika pasangan anda merasa keberatan untuk diajak ke psiakiater, maka anda bisa melakukan konsultasi psikiater secara pribadi. Ungkapkan secara detail masalah yang menimpa biduk perkawinan anda mulai dari A hingga Z. Minta solusi yang tepat dan terbaik untuk menyelamatkan pernikahan anda. jika psikiater sudah memberikan tips-tips-nya, maka segera laksanakan dalam kehidupan rumah tangga anda. seandainya pasangan anda tidak menunjukkan perubahan yang signifikan, maka keputusan selanjutnya ada di tangan anda. Usahakan keputusan yang anda ambil berdasar pada segi manfaat dan maslahat yang terbaik bagi anda dan anak-anak anda. jangan anda mengambil keputusan berdasar pada emosi dan kepentingan sesaat. Pasrahkan kepada Tuhan agar DIA memberi jalan yang terbaik bagi anda.

sumber: Aming Kamil