7 Masalah Umum dalam Pernikahan

masalah-pernikahan-1

Weddingavenuemagazine.com – Pernikahan adalah salah satu momen penting dalam hidup. Meski demikian akan selalu ada masalah yang akan muncul dalam setiap pernikahan. Mulai masalah kecil seperti tentang kebersihan hingga masalah besar seperti hubungan dengan keluarga akan muncul dalam sebuah perkawinan.

Namun, sebenarnya cara untuk memiliki pernikahan yang bahagia sangat sederhana. Anda dan pasangan cukup menjaga sikap untuk tidak mengucapkan kata-kata buruk dan kasar yang dapat menodai kesucian pernikahan. Anda juga perlu memahami masalah pernikahan yang biasa dihadapi sebuah pasangan yang menikah dan tahu cara yang tepat untuk menangani masalah itu. Anda juga perlu melakukan banyak penyesuaian dan kompromi dengan si dia dan keluarganya.

Berikut ini adalah beberapa masalah pernikahan yang banyak dihadapi oleh pasangan yang menikah. Ketika Anda menjadikan pernikahan sebagai prioritas, tidak akan ada masalah besar lagi.

1. Mertua dan keluarga pasangan

Ini memang masalah pernikahan yang sangat umum. Anda mungkin tiba-tiba saja harus mengubah gaya hidup, guna menyesuaikan dengan orang-orang yang sebelumnya tidak Anda ketahui. Ini tentu akan menjadi tugas yang sulit. Anda perlu memahami mereka agar bisa menemukan cara yang tepat untuk menangani keluarga pasangan Anda, agar kedua belah pihak bahagia.

2. Perencanaan keluarga

Meski mungkin sudah dibahas sebelum menikah, masalah akan tetap muncul. Karena bagaimanapun dua kepala tak mungkin dipaksa memiliki pikiran yang persis sama. Faktor sosial dan biologis akan membuat perempuan lebih banyak mengambil keputusan, sementara lelaki harus menyiapkan keuangan dan emosional.

3. Situasi keuangan

Ada banyak kasus di mana situasi keuangan rumah tangga merusak hubungan pernikahan. Solusi yang baik untuk masalah ini adalah pasangan harus transparan dengan komitmen keuangan mereka.

4. Pola asuh

Jika Anda perhatikan, gaya pengasuhan Anda akan mirip dengan cara Anda telah dibesarkan. Untuk ini, ada pasti akan ada perbedaan pendapat antara pasangan. Anak-anak yakin untuk mengambil keuntungan dari ini dan hanya bermain dengan satu orangtua yang tidak menentang mereka.

5. Masalah di tempat tidur

Keretakan masalah pernikahan juga bisa berasal dari urusan di atas kamar tidur. Kurangnya keintiman fisik bisa memicu masalah lain. Jadi jangan abaikan masalah yang satu ini, dan bicaralah secara terbuka jika memang merasa ada masalah. Satu hal yang penting adalah kedua belah pihak berusaha untuk menjaga komitmen.

6. Membandingkan

Ketika masa bulan madu berakhir, Anda mungkin akan mulai merasakan kekesalan dengan banyak sifat pasangan Anda. Ini adalah waktu ketika Anda akan mulai membandingkan pasangan Anda dengan teman Anda yang lebih baik atau bahkan dengan mantan Anda sendiri. Jika tak ingin masalah menjadi besar, segera akhiri sikap ini.

7. Monoton

Ketika salah satu pihak yang sama melakukan semua pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak-anak, hal ini juga dapat menyebabkan masalah. Pasangan harus mampu membagi beban dan pekerjaan secara seimbang. Anda harus dapat membuat dan merasa pasangan Anda peduli dan terlibat dalam urusan rumah tangga, begitu juga sebaliknya.

sumber: boldsky.com, suara.com

FOLLOW OUR INSTAGRAM

[posttoinstagram username="majalah_wedding.avenue" lang="en" show_heading="true" scroll="true" width="auto" height="450px" image_size="medium" bg_color="#285989" content_bg_color="#f8f8f8" font_color="#ffffff" cache_media_time="0"]