Apakah Etis Menjual Kado Pernikahan?

kado pernikahan

Saat menghadiri sebuah pernikahan, para tamu biasanya memberi hadiah berupa uang atau kado dalam bentuk barang. Hadiah berupa uang dinilai lebih praktis dan bisa diserahkan ke mempelai akan digunakan untuk apa. Sedangkan kado barang, kadang bernilai sentimentil tetapi ada juga kado barang yang pada akhirnya tidak terpakai.

Apakah Etis Jika Kado-Kado Itu Dijual?

Kadang dilema juga jika harus menjual kado pernikahan. Di satu sisi, barang tersebut kadang tidak dibutuhkan atau tidak cocok dengan selera mempelai. Di sisi lain, menjualnya serasa tidak etis, seperti tidak menghargai yang memberikan kado tersebut.

Dilansir oleh thegloss.com, perusahaan kado di Inggris bernama One4all mengadakan sebuah survei tentang kado pernikahan. Hasilnya cukup mengejutkan, 82 persen pasangan menjual kado pernikahan mereka di situs online seperti eBay. Angka ini sangat tinggi, jadi jika Anda berniat menjual kado pernikahan, Anda tidak sendirian.

Kado Seperti Apa Yang Bisa Dijual?

Sebenarnya, barang yang sudah jadi milik mempelai bebas digunakan untuk apa saja. Kalaupun barang tersebut tidak cocok atau tidak digunakan, Anda bisa menjualnya.

“Ada beberapa barang yang saya jual. Bukan bermaksud tidak menghargai, tetapi saya dan suami bingung mau meletakkannya di mana. Misalnya saja seprai, ukurannya tidak cocok dengan tempat tidur kami. Daripada tidak digunakan dan hanya disimpan, saya jual saja, ada yang saya berikan untuk keluarga yang lain,” ujar Fitria, salah satu sahabat kami yang baru menikah lima bulan lalu.

“Beberapa kado yang bernilai pribadi, misalnya lukisan wajah saya dan suami, atau yang dibuat langsung oleh si pemberi kado tidak akan saya jual, saya menghargai kreativitas mereka. Kado barang yang lain juga tidak ada yang saya jual, takut bingung kalau ditanya ‘Hadiahku sudah dipakai?’ sama yang memberi kado,” ujar Diana, sahabat kami yang baru menikah dua bulan lalu.

Dijual atau tidak dijual, kembali pada Anda. Apakah Anda pernah menjual kado pernikahan, ladies? (vem/yel)