Busana Karya Desainer Indonesia Rambah Jepang

desainer indonesia

Wedave Magazine – Jakarta Fashion Week merupakan program yang memiliki tujuan untuk memajukan industri fesyen Indonesia. Hal tersebut, dibuktikan dengan salah satu rangkaian JFW bertajuk Indonesia Fashion Forward (IFF) yang mencatat sejarah di dunia desain mode.

“Indonesia Fashion Forward sudah tiga tahun menjalani ini. Hasilnya, nyata kita rasakan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Juli 2014.

Mari menambahkan, tren busana muslim di Indonesia sudah berkembang sangat pesat. Terbukti, dengan 15 persen pertumbuhannya tiap bulan.

Sementara itu, Indonesia di mata dunia fesyen internasional sudah tidak dipandang sebelah mata. Potensi telah terlihat dengan beberapa desainer Indonesia yang sudah merambah dunia internasional, seperti Windri Widiesta Dhari lewat merek NurZahra di Mercedes-Benz Fashion Week Tokyo 2014-15 A/W.

“Aku punya website pakaian dijual di Tokyo. Nggak fokus di muslim, tetapi pakaian santun yang bisa dibeli bukan berhijab,” ujar Windri.

Program IFF sendiri mencetak desainer-desainer Indonesia baru yang akan go international. Salah satunya Dian Pelangi, Jenahara, dan Tex Saverio.

“IFF ibarat sekolah. Langsung ujian tapi nggak boleh salah dan harus tepat langkahnya,” kata desainer Dian Pelangi.

Tahun ini IFF fokus pada desainer Indonesia yaitu Restu Anggraini dan Norma Moi.

sumber : vivalife (asp)