Hubungan Sebagai Cermin yang Sempurna

cermin yang sempurna

Pernahkah anda berpikir bahwa kualitas diri kita itu tercermin dari bagaimana kita memperlakukan orang lain?
Ada sebuah kepercayaan yang beredar luas di masyarakat secara turun temurun, bahwa yang menilai diri kita itu adalah orang lain. Tepat, kualitas seseorang hanya bisa dinilai oleh orang lain. Bagaimana kita bertindak setiap hari, memperlakukan orang di sekitar, menanggapi orang lain, semuanya dinilai oleh orang lain. Jangankan prilaku, tata cara kita berbicara, kemampuan kita menyampaikan apa yang kita rasakan, semuanya menjadi satu media penilai bagi orang lain.

Nah selanjutnya, jika nilai kita bagus maka apa yang akan kita dapatkan? Jawabannya adalah perhatian dari orang lain. Orang-orang biasanya tertarik memperhatikan orang dengan kualitas ekstrem, ekstrem jahatnya dan juga ekstrem baiknya. Hal ini menjadi dasar bagi mereka untuk menentukan penilaiannya terhadap kualitas diri kita, yang nantinya sangat berpengaruh terhadap hubungan di kemudian hari. Jika diri kita dinilai baik, maka secara tidak langsung orang-orang akan berbahagia berada di dekat kita. Kita memperlakukan mereka dengan baik, mereka juga akan memperlakukan kita dengan cara yang sama dan itulah yang disebut dengan hubungan harmonis, hubungan yang saling menghargai satu sama lain.

Nah, kemudian pernahkah anda berpikir bahwa kualitas diri kita bisa dilihat dari seberapa harmonis hubungan kita dengan sesama? Jika dilihat secara menyeluruh, hubungan yang harmonis baru bisa tercipta jika manusia-manusia pembentuknya sehati dan saling menyayangi. Lihat saja sebuah keluarga harmonis, antara ayah, ibu serta anak-anaknya ada keterikatan yang erat, saling menyayangi dan mempunyai pandangan yang hampir sama akan sesuatu. Mereka sehati.

Atau hubungan dengan teman-teman. Semakin banyak kita punya teman baik, maka semakin banyak orang yang menyukai kita. Itu artinya diri kita baik, kualitas kita memadai untuk membuat sebuah hubungan sempurna dengan orang lain.

Nah,untuk itu jika anda ingin mengetahui sebaik apa anda menjadi orang, sebagus apa kualitas diri anda, maka anda bisa melihat dari berapa hubungan harmonis yang anda jalin dengan orang lain. Semakin banyak, berarti anda orang yang berkualitas dan itu patut ditingkatkan. Begitu juga sebaliknya. Anda bisa bercermin hubungan itu untuk memperbaiki diri sendiri.

sumber: Aming Kamil