Menikah Bukan Perlombaan, Berikut 4 Alasan Salah Dalam Pernikahan

menikah bukan perlombaan

Weddingavenuemagazine.com – Banyak yang menganggap tujuan akhir dalam satu hubungan adalah pernikahan. Berkenalan, pacaran lalu menikah. Sayangnya tidak semua orang memiliki akhir yang sama. Menikah. Beberapa ada yang hanya sampai tahap perkenalan tanpa kelanjutan lagi. Bahkan ada yang pacaran hingga hitungan tahun pun tidak berujung pada pernikahan.

Jangan jadikan pernikahan sebagai perlombaan. Menikah adalah kesiapan, menikah hanya karena tuntutan justru akan membuat pernikahanmu tidak bahagia. Berikut adalah alasan salah dalam menikah yang harus kamu ketahui.

Menikah Hanya Karena Takut Sendiri

Tidak ada jaminan setelah menikah kamu tidak akan sendiri. Kehidupan tidak berhenti setelah kamu menikah, dan berakhir bahagia. Kehidupan tetap berlanjut setelah pernikahan, jika hanya alasan takut sendiri membuat kamu memutuskan menikah. Tidak ada jaminan kamu akan merasa lebih bahagia setelah menikah.

Menyenangkan Orang Lain

Hubungan bersama pacar banyak yang merestui, tapi sebenarnya kamu masih ragu dengan perasaan kamu. Hanya karena orang lain melihat kamu cocok dengan pacar bukan berarti kalian harus menikah. Pastikan bahwa kamu bahagia, jangan menjadikan masa depan kamu sebagai taruhannya. Apakah ada jaminan jika kamu tidak bahagia dan gagal dalam pernikahan, mereka yang selama ini mendukungmu juga akan membantumu?

Mengejar Kemapanan

Menikah agar mapan. Anggapan setelah menikah kehidupan ekonomi kamu terjamin bukanlah alasan yang tepat untuk memutuskan menikah. Kemapanan pasangan saat masih pacaran bukan jaminan saat menikah masih tetap mapan. Hmm, jika keadaan berubah apakah cinta kamu tetap sama?

Takut Dibilang Enggak Laku

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap menikah terpaut jumlah umur Hanya karena tidak ingin dianggap tidak laku, kamu akhirnya memutuskan menikah. Tidak ada jaminan pernikahan di usia tertentu akan bahagia.

Demikian 4 alasan yang salah dalam hal memutuskan menikah. Jangan jadikan pernikahan sebagai ajang perlombaan. Menikahlah karena siap, bukan untuk membahagiakan orang lain atau hanya karena ingin terbebas dari stigma. Menikah adalah pilihan, jadi jangan pernah salah dalam memilih.

sumber: www.vemale.com